Susu Formula Bagi Bayi Anda
Spa dan Salon Khusus Ibu, Anak dan Bayi
| di 09.02





| di 08.58
| di 07.05
Jakarta - Kualitas tidur akan sangat mempengaruhi
perkembangan bayi. Apabila bayi Anda kurang tidur maka akan menyebabkan
daya tahan tubuh berkurang, sehingga si kecil rentan dengan penyakit.
Menurut
dr. Rosalina Dewi Roeslani Sp.A(K), seorang dokter spesialis anak dari
Divisi Perinatologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), ketika bayi
Anda mendapatkan tidur berkualitas atau Non Rapid Eye Movement (non-REM)
maka ada hormon-hormon seperti hormon pertumbuhan yang akan berkerja
dengan maksimal dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Dokter Rosi juga
mengungkapkan ciri-ciri bayi yang mendapatkan tidur berkualitas dapat
dilihat dari wajahnya yang rileks, ototnya yang lemas dan bangun dengan
ceria.
Bagaimana caranya agar anak bisa mendapatkan tidur yang berkualitas? Berikut ini beberapa tips yang dipaparkan dr. Rosi:
Atur Suasana Tidur
Sejak
dalam kandungan, bayi mengenal sudah mengenal irama circadian. Irama
circadian adalah jam biologis pada tubuh manusia. Sehingga ketika dia
sudah lahir, setelah beradaptasi, bayi bisa mengikuti irama circadian
ini. Biasakan anak untuk tidur dengan suasana yang tenang dan temaram
agar dia tubuhnya pun tahu kalau waktu tersebut berarti saatnya tidur.
Dengan cara ini anak bisa tidur lebih nyenyak.
Beri Susu
Perut
kenyang maka tidur pun pulas. Ini berlaku juga untuk si buah hati,
berilah dia ASI atau susu formula sebelum tidur makan akan meminimalisir
dia bangun tengah malam karena lapar atau haus. Bagi Anda yang
memberikan ASI sebelum tidur harus siap terbangun 2-3 sekali untuk
memberikan ASI lagi. Hal ini dikarenakan ASI sangat mudah dicerna oleh
tubuh, berbeda dengan susu formula yang membuat metabolisme tubuh si
kecil menjadi lebih lambat.
Mandikan atau Basuh Air Hangat Terlebih Dahulu
Suhu
air hangat yang menenangkan akan membantu anak untuk mendapatkan tidur
yang berkualitas. Memandikan atau membasuh si kecil 1 atau 2 jam sebelum
tidur akan membuatnya tidur lebih lama. Semakin muda umur bayi maka
waktu tidur mereka akan lebih lama. Waktu tidur yang diperlukan bayi
sekitar 16 - 20 jam per harinya.
Gunakan Popok Berdaya Serap Tinggi
Banyak
bayi terbangun dari tidurnya bukan karena haus atau lapar, melainkan
karena tidak nyaman dengan popok yang dipakainya. Apabila Anda lebih
suka menggunakan popok kain daripada popok sekali pakai sebaiknya lebih
sering mengganti popok. Popok kotor akan mengumpulkan bakteri yang
menimbulkan iritasi pada kulit bayi.